Pengaturan Hambatan Non Tarif Dalam Perdagangan Internasional WTO
Pada dasarnya prinsip-prinsip yang berlaku dalam GATT/WTO adalah prinsip yang terdapat dalam berbagai perjanjian-perjanjian bilateral pada tahun 1930-an sebagai upaya untuk membendung gejala Proteksionisme yang menjadikan sistem perdagangan dunia semakin fragmenter.
Prinsip yang mendasari GATT/WTO sebagai sistem adalah prinsip-prinsip yang tercantum dalam perjanjian GATT/ WTO.
GATT/WTO memahami pembatasan perdagangan dalam 3 (tiga) hal; sebagai suatu pembatasan import, suatu pembatasan ekport, dan suatu cara diskriminasi ekonomi. Rezim GATT/WTO mempertahankan tiga sasaran inti yang sekaligus disebut sebagai prinsip utama:
Penerapan prinsip perlakuan sama dalam perdagangan internasional dimaksudkan agar tercipta perdagangan bebas secara tertib sesuai dengan norma- norma yang disepakati dalam GATT/WTO.
Perlakuan nasional hanya diterapkan ketika suatu produk, jasa atau item hak kepemilikan intelektual telah masuk ke pasaran dalam negeri suatu anggota, dan setelah melalui daerah pabean serta membayar bea masuk (bila ada), maka barang impor tersebut harus diperlakukan secara tidak lebih buruk daripada hasil dalam negeri. Oleh karena itu, pengenakan bea masuk pada produk impor bukanlah merupakan pelanggaran terhadap prinsip national treatment sekaipun produk lokal tidak dikenakan suatu pajak yang sama (equivalenttax)
Dalam hal pembatasan impor dianggap penting oleh negara pengimpor, maka aturan yang didasarkan pada prinsip kehati-hatian seharusnya tidak dimaksudkan untuk menjustifikasi suatu keputusan yang bersifat sewenang- wenang dan diskriminatif.
Kebanyakan negara berkeinginan untuk bisa membatasi importasi barang-barang yang tidak memenuhi tingkat perlindungan lingkungan domestik yang ditentukan, pada saat yang sama, banyak pemerintah negara tidak menghendaki standard lingkungan yang berpengaruh pada perdagangan atau dikenal dengan "environmental trade barrier (ETBs)," karena dinilai bisa menjadi hambatan bagi perdagangan bebas, lebih khusus lagi dijadikan sebagai.